CORE DESCRIPTION WORKSHOP FOR PTTEP THAILAND 2014

Pada tanggal 22 Oktober 2014 kemarin, GDA Consulting berkesempatan berbagi ilmu dan berdiskusi dengan para geosaintis PTTEP Thailand di salah satu fasilitas mereka PCRC(PTTEP Core Research Centre), Ayuthaya, Thailand. Sekitar 20 orang geosaintis yang terdiri oleh sebagian besar geologist, geophysicts serta petroleum enginer selama satu hari berdiskusi tentang sedimentologi batuan inti dari beberapa sumur yang di bor pada Cekungan Phitsanulok tepatnya di salah satu lapangan terbesar di daratan Thailand yaitu Shirikit-1 (S-1 Field).

Dalam kesempatan ini, tema utama dari kegiatan workshop adalah sedimentologi endapan fluvial sungai (braided – meandering), endapan danau, endapan delta danau dan endapan tanah purba (paleosol). Diskusi sedimentologi dengan menggunakan media batuan inti yang diintegrasikan dengan data pendukung berupa data rekaman sumur (log data) di kupas tuntas menggunakan analogi dari lingkungan pengendapan modern yang diambil dari berbagai contoh kegiatan riset GDA di Danau Toba, Danau Singkarak, Sungai Meulaboh Aceh serta Delta Mahakam. Penggunaan analogi dari lingkungan pengendapan modern terbukti ampuh memecahkan misteri sedimentologi, geometri dan lingkungan pengendapan masa lampau dari contoh batuan inti sehingga memudahkan para geosaintis membuat model untuk kemudian dikembangkan kedalam aplikasi eksplorasi maupun eksploitasi.

Ada beberapa catatan menarik dalam diskusi tersebut salah satu yang menarik yaitu fenomena paleosol di dalam sebuah lingkungan fluvial – danau (fluvio – lacustrine system). Endapan tanah purba (paleosols) yang terbentuk dari proses pedogenesis (fisika – kimia) pada batuan sedimen ketika terpapar di permukaan (exposure) mempunyai efek positif dan negatif. Efek negatifnya tentu proses pedogenesis akan membuat batuan sedimen menjadi tanah (lempungan) termasuk batuan reservoir yang kita harapkan mengandung minyak dan gas bumi. Proses pedogenesis menyebabkan heterogenitas dari sebuah batuan akan menjadi tinggi, termasuk distribusi kualitasnya. Nah, oleh karena itu coba lihat kembali batuan batuan reservoir kita.  Efek  positif dari sebuah endapan paleosol adalah perannya di dalam sistem perminyakan sebagai batuan tudung (seal) yang akan berfungsi sebagai penghalang minyak/gas bumi di dalam batuan reservoir ke permukaan,  sehingga minyak dan gas bumi tersebut terakumulasi di dalam perangkap struktur maupun stratigrafi.

Antusiasme para peserta dalam kegiatan “sharing session” ini tampak dari beragam dan banyaknya pertanyaan sepanjang kegiatan berlangsung. Sebagian besar dari peserta sangat tertarik dan menyadari bahwa kembali ke dasar melihat batuan, jalan jalan kelapangan mengaplikasikan prinsip geologi “the present is the key to the past” sangat membantu di dalam menguak dan memecahkan misteri geologi bawah permukaan di tempat mereka bekerja. Akhir acara kita sepakat untuk mengadakan kegiatan fieldtrip mengamati lingkungan pengendapan modern yang ada di daerah tropis tahun depan. Sampai berjumpa di Indonesia.

Mengutip status Pak Andang Bachtiar “Kalau kita sudah sampai bisa mengajari orang negeri lain tentang (geologi) apa yg mereka miliki, maka tidak seharusnya kita biarkan begitu saja orang dari negeri lain mengajari kita tentang (geologi) apa yang kita miliki. Ayo mandiri!! Kita hebatkan pengetahuan tentang bumi kita sendiri!!! (Memberikan Core Workshop u/Geosains Thailand, Pitsanulok Basin, Ayutthaya, 22 Oktober 2014)”.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *